Ahok Tanggapi Aksinya di YouTube

JIBI/SOLOPOS/detik 2

Basuki T. Purnama atau Ahok (Dok/JIBI/Bisnis Indonesia)

JAKARTA–Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama akhirnya bicara soal aksi tegas dan kerasnya di YouTube terkait beberapa kebijakannya.

Menurutnya sikap tegasnya itu sudah dari dulu dilakukan dan itu di lakukan bukan pencitraan tetapi transparansi pada rakyat.

Ahok sapaan khas sang Wakil Gubernur itu mengatakan pengunduhan kegiatannya di YouTube lebih merupakan bentuk transparansi kepada rakyat karena rakyat yang memilihnya.

“Ini merupakan bentuk transparansi saja supaya masyarakat tahu akan kerja kita setiap hari seperti apa, ini karena kita bekerja dari uang rakyat bukan uang pribadi kita,” jelasnya.

Lebih lanjut Ahok mengatakan apa yang dilakukan dengan mengunduh di YouTube itu adalah bentuk apa adanya dan bukan merupakan pencitraan. Terkait isu negatif terhadap dirinya di YouTube, Ahok tegas menjawab tidak tahu.

“Saya malah tidak tahu ada yang marah, mungkin saya terlalu bodoh hingga tidak tahu ada orang yang tidak suka,” jawabnya.

Menurutnya orang belum mengenal lebih dekat dengan dia (Ahok). “Orang belum kenal dekat dengan saya, yang jelas saya tidak pernah berubah. Teman-teman saya melihat saya tidak berubah. Saya sejak jadi pejabat tidak berubah. Sudah empat kali saya jadi pejabat.”

Menjawab pertanyaan wartawan soal kinerja PNS, Ahok cuman menjawab santai. “PNS sudah pintar-pintar jadi tidak perlu pelatihan lagi, untuk pengunduhan di YouTube tetap saya lakukan tetapi kalau ada pihak yang tidak suka saya tidak lakukan. Dan ini tidak bermaksud menyakiti hati orang.”

2 Komentar untuk “Ahok Tanggapi Aksinya di YouTube”

  1. Selamat !!!! Bung Ahok sangat layak menjadi pionir >> Bapak Transparansi Indonesia.

  2. bilang aja koh ahok mo mempreteli pejabat lama untuk digantikan orang-orangnya ya caranya dibunuh dulu karakter pejabat lama ditumpahkan segala kesalahan (belum tentu benar atau salahnya) plus dibebani target capaian kerja yang tidak mungkin tercapai (minta capaian kerja 100% tapi pendanaan dipotong 25%), nah kalo dah ngga perform alias ngga capai target … maka mulailah koh ahok menggusur pejabat lama dengan orang-orangnya ….. persisss banget dengan cara kerja di swasta, hehehehehe koh …dah ketahuan tuh belangnya

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)


    A- A A+