POTONGAN MAYAT DI KARANGANYAR: Polisi Belum Pastikan Korban Mutilasi

Bony Eko Wicaksono/JIBI/SOLOPOS 0

 

Lokasi ditemukannya potongan mayat berupa bagian perut hingga kaki, di Desa Salam, Karangpandan, Karanganyar, Kamis (20/12/2012). (Bony W/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR—Potongan mayat yang ditemukan warga Karanganyar di Desa Salam, Karangpandan, Karanganyar belum bisa dipastikan korban mutilasi. Warga menemukan potongan mayat berupa bagian perut hingga lutut pada Kamis (20/12/2012) pukul 14.00 WIB, sementara polisi datang ke lokasi sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Karangpandan AKP Sutami Kapolres Karanganyar mewakili AKBP Nazirwan Adji Wibowo, Kamis (20/12/2012), belum dapat memastikan penemuan potongan tubuh manusia itu korban mutilasi. Pihaknya masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Polisi masih melakukan identifikasi penemuan tubuh manusia tersebut secara detail.

Potongan mayat tersebut segera dibawa ke RSUD Dr Moewardi, Solo untuk diotopsi. Sementara sejumlah saksi masih dimintai keterangan.  “Kami tidak terburu-buru, nanti menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan saksi,” jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, diperkirakan waktu kematian korban sepekan sebelum ditemukan. Dia juga memastikan potongan tubuh manusia tersebut sengaja dibuang di sekitar lokasi kejadian. Sebab, kedalaman selokan tersebut sekitar 20 cm sehingga tidak mungkin potongan tubuh manusia tersebut hanyut dari hulu sungai. “Kedalaman parit hanya 15-20 cm jadi tidak mungkin potongan tubuh manusia itu hanyut,” ujarnya

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, potongan mayat manusia ditemukan di sungai kecil di KM 33 jalur Solo-Tawangmangu tepatnya di Desa Salam, Karangpandan, Karanganyar. Temuan tersebut kontan menggegerkan warga desa itu. Warga pun beramai-ramai menyaksikan di tempat kejadian.

Salah seorang warga yang juga ikut menyaksikan, Supri, ketika dihubungi Solopos.com, Kamis (20/12/2012) sore, mengatakan potongan mayat itu ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB. Potongan mayat itu ditemukan oleh salah satu pekerja bangunan. “Jadi itu kan ada orang yang membangun rumah. Ada pekerjanya yang mencium bau busuk, setelah dicari, ternyata di sungai yang ada belakang rumah ditemukan mayat manusia,” kata Supri.

Potongan mayat yang ditemukan itu, kata Supri, bagian perut hingga lutut. Potongan mayat itu tadi ditemukan di sungai , lalu sudah diambil warga. “Polisi juga sudah datang ke lokasi terus dibawa,” katanya.

Disebutkan dia, ratusan warga yang mendengar ada informasi temuan potongan mayat itu langsung berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan. Sekitar pukul 17.00 WIB, kerumunan warga yang menyaksikan mulai berkurang, satu per satu mereka kembali ke rumahnya masing-masing.

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)


    A- A A+