KURIKULUM 2013 : Guru Agama SD dan SMP Percontohan Belum Jalani ToT

Dian Erika Nugraheny/JIBI/Solopos 0

Solopos.com, SOLO -- Seluruh guru mata pelajaran (mapel) Pendidikan Agama di 12 SD dan enam SMP percontohan Kurikulum 2013 belum menjalani training of trainer (TOT). Hingga Selasa (16/5/2013), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo pun belum menerima jadwal TOT para guru tersebut.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) SD Disdikpora Solo, Tatik Sudiarti, tercatat 26 guru mapel Pendidikan Agama yang dijadwalkan menjalani TOT. Dua puluh enam guru meliputi 11 guru mapel Pendidikan Agama Islam, tujuh guru mapel Pendidikan Agama Kristen dan delapan guru mapel Pendidikan Agama Katolik. Seluruh data guru, lanjutnya, telah dikirimkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama dengan data guru mapel lain, Juni lalu.

Seperti diketahui, Disdikpora Kota Solo menegaskan bahwa sekolah percontohan wajib menerapkan Kurikulum 2013 per 15 Juli. Pada 9-13 Juli, perwakilan guru sekolah percontohan jenjang SD hingga SMK telah mengikuti TOT. Disinggung tentang perbedaan jadwal TOT bagi guru mapel Pendidikan Agama, Tatik mengaku tidak mengetahui secara pasti.

“Hingga Selasa pagi, kami belum mendapatkan undangan TOT untuk guru mapel Pendidikan Agama. Meski begitu, TOT bagi mereka dipastikan tetap digelar. Hanya menanti waktu pelaksanaan saja,” ujar Tatik saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa pagi.

Tatik melanjutkan, sekolah percontohan tidak perlu khawatir dengan pembelajaran mapel Pendidikan Agama. Sejak Selasa, buku paket mapel Pendidikan Agama sudah didistribusikan pihaknya kepada 12 SD. Untuk sementara, guru bisa mempelajari dulu buku paket yang ada kemudian mengajar berdasarkan sistem pembelajaran sebelumnya. Selain itu, guru mapel Pendidikan Agama pun bisa berkoordinasi dengan guru mapel lain yang sudah lebih dulu menjalani TOT.

“Boleh saja para guru mapel Pendidikan Agama belajar dari guru lain. Kami optimis pembelajaran tetap berjalan lancar karena materi Pendidikan Agama Kurikulum 2013 tidak jauh berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Hanya ada tambahan materi budi pekerti,” imbuh Tatik.

Di jenjang SMP, sebanyak 29 guru mapel Pendidikan Agama juga belum menjalani TOT. Kasi Kurikulum Dikdas SMP, Waliyono, mengungkapkan seluruh guru terdiri dari enam guru agama dari SMPN 1, SMPN 4 dan SMPN 12. Sisanya, dua guru berasal dari SMP Al Azhar Syifa Budi, lima guru dari SMP Al Islam 1 dan empat guru dari SMP Al Irsyad. Data 29 guru mapel Pendidikan Agama sudah dikirimkan pihaknya kepada Kemendikbud.

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)


    A- A A+