UN Karut Marut, UNS Khawatir Banyak Siswa Tak Lulus

Shoqib Angriawan/JIBI/SOLOPOS 0

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo merasa khawatir banyak siswa yang tidak lulus akibat penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun ini yang kurang maksimal. Pasalnya, banyaknya siswa yang tidak lulus bisa mempengaruhi kuota mahasiswa yang mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Ketua Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 UNS, Sutarno, membenarkan kekhawatiran akibat UN yang kurang maksimal itu.

“Iya, sempat khawatir [kalau banyak siswa tidak lulus]. Namun kan UN sudah ditentukan standarnya dari tahun ke tahun terus meningkat,” katanya saat ditemui wartawan di gedung rektorat UNS, Jumat (19/4/2013).

Meski demikian, Sutarno mengaku tetap optimis kuota 50% dari 5.400 mahasiswa baru (maru) atau sekitar 2.700 orang bisa tetap terpenuhi. Saat ini, menurutnya, SNMPTN 2013 tengah dalam tahap finalisasi.

Jika kuota SNMPTN 2013 di UNS tidak terpenuhi, nantinya kuota sisanya bisa diberikan kepada dua jalur penerimaan maru yang lain, yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMBPT). SBMPTN UNS memiliki kuota 40% atau 2.160 maru, sedangkan 10% atau 540 maru dari UMBPT.

Dia yakin pendaftar SNMPTN 2013 yang memilih dan diterima di UNS akan melakukan daftar ulang.

“Justru pada berikutnya [SBMPTN dan UMBPT] sekitar 20 persen yang diterima tidak daftar ulang, mungkin karena terlalu banyak pilihan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UNS, Ravik Karsidi, mengaku optimis UN yang kurang maksimal itu tidak mempengaruhi hasil SNMPTN 2013. Sebab, hingga ditutupnya pendaftaraan SNMPTN 2013 jumlah peminat di UNS cukup tinggi, yaitu mencapai lebih dari 85.000 peminat.

“Pengalaman selama ini tingkat kelulusan UN cukup tinggi dan calon mahasiswa juga bisa mengukur kemampuan mereka untuk memilih PTN saat SNMPTN,” katanya saat ditemui di rektorat, Jumat.

Ravik yang juga bertugas sebagai Koordinator Evaluasi dan Pengawasan UN dari perguruan tinggi (PT) di Solo dan sekitarnya itu mengaku selama ini UN tidak begitu ada masalah berarti.

Syarat dan Ketentuan:
  • Tulisan singkat, padat, Sopan
  • Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  • Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.
  • (required)


    A- A A+